Perbedaan Dropship dan Reseller

70 / 100
Reseller dan Dropship
Sumber Gambar : pixabay.com

Teknologi informasi telah mengubah karakter dan pola hidup banyak orang. Mulai dari bekerja, belajar, konsultasi hingga berbelanja. Semuanya berubah dengan begitu cepatnya. Semua orang menginginkan sesuatu yang praktis dan efisien. Di zaman seperti sekarang ini bentuk pekerjaan yang menghasilkan uang pun semakin beranekaragam sekali. Anda tidak perlu berangkat ke kantor atau tempat pekerjaan lainnya dengan konsep klasik pergi pagi pulang malam, selalu seperti itu setiap harinya. Hingga terkadang tak pernah ada waktu untuk keluarga di rumah karena sibuk bekerja. Dengan adanya teknologi, untuk saat ini menghasilkan uang pun dapat anda lakukan dan kerjakan di rumah. Dengan bisnis online yang saat ini sedang ramai diperbincangkan. Apa itu ?…Ya Dropship dan Reseller. 

Ingin tahu lebih dalam apa itu Dropship dan Reseller ?..Yuk cari tahu disini.

Berikut perbedaan Dropship dan Reseller

1. Dropship

Dropship merupakan bagian dari usaha online. Dropship adalah cara pemasaran produk dimana penjual tidak perlu membeli ataupun menyimpan barang yang akan dipasarkan. Ini artinya anda tidak mempunyai modal pun bisa berjualan. Dalam sistem dropship ini anda hanya memerlukan supplier / produsen produk yang akan anda pasarkan. Karena dengan adanya supplier maka anda bisa menjalankan sistem dropship ini. Intinya anda cukup promosikan dan ketika closing order langsung anda kirim ke supplier orderannya, dan mereka juga yang melakukan pengiriman barang.

Onlineshop
Sumber Gambar : pixabay.com

Orang yang melakukan dropship disebut dengan dropshipper. Dan seorang dropshiper ini hanya memerlukan foto produk, deskripsi produk dan juga harga untuk memulai promosi. Adapun hal terpenting dari Dropship yaitu kualitas copywriting. Dalam hal ini cukup penting sekali agar konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut melalui dropshipper.

Berikut keuntungan dari berjualan dengan sistem dropship :

  • Dropship tidak memerlukan modal sama sekali.
  • Dropship tidak memerlukan ruang atau tempat untuk menyimpan barang.
  • Dropship tidak perlu pusing-pusing memproduksi barang sendiri.
  • Dropship tidak perlu terfokus dengan satu produk atau satu supplier. Bisa lebih dari itu.

2. Reseller

Sumber Gambar : pixabay.com

Reseller berarti menjual kembali. Artinya reseller  merupakan orang yang membeli barang atau produk dari supplier kemudian dijualnya kembali kepada konsumen dengan harga yang lebih tinggi. Adapun selisih harga yang didapat itu menjadi keuntungan bagi reseller itu sendiri. 

Dengan menjadi reseller anda akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti :

  • Reseller  tidak perlu memproduksi barang sendiri.
  • Reseller dapat mengatur harga jual atau besarnya keuntungan yang diinginkan.
  • Reseller  biasanya akan mendapatkan bonus hingga potongan harga dari supplier jika mereka mendapatkan closing penjualan produk dalam jumlah yang banyak.

Sistem reseller ini juga memiliki kekurangan yaitu sebagai berikut :

  • Reseller memerlukan modal pastinya untuk menyediakan stok barang.
  • Reseller akan memerlukan ruangan atau tempat untuk menyimpan stok barang.

3. Toko Online Penyedia Sistem Dropship dan Reseller

Sumber Gambar : pixabay.com

Berikut daftar toko online yang menyediakan sistem Dropship dan juga Reseller :

  • Dusdusan.com
  • Supplier.id
  • Bandros.co.id
  • Win Market
  • Cakning
  • Tanah abang market
  • Dropshipaja.com

Terimakasih dan selamat mencoba semoga anda berhasil.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *