Pengertian database, komponen dan fungsinya

78 / 100
Sumber Gambar : pixabay.com

1. Pengertian Database

Pengertian Database – Database adalah sekumpulan data atau informasi baik itu berupa text, gambar, video, audio dan sejenisnya yang disimpan di dalam suatu komputer secara sistematik dan terstruktur, sehingga ketika data tersebut dibutuhkan dapat diakses melalui sistem yang telah terintegrasi di dalamnya. Data yang telah disimpan di dalam database memiliki keterkaitan satu sama lain. Setiap data yang telah dimasukan ke dalam database juga memungkinkan untuk diolah sedemikian rupa agar kebutuhan user akan data tersebut semakin akurat.

Adapun pengertian database menurut para ahli yang telah dirangkum dari maxmanroe.com dan beberapa sumber lainnya yaitu sebagai berikut : 

  • Menurut Abdul Kadir

Database atau basis data adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terhubung sehingga memudahkan suatu aktifitas untuk memperoleh informasi.

  • Menurut Jogiyanto

Database adalah kumpulan informasi dan data yang saling berhubungan antara satu dengan yang lain dimana data tersebut tersimpan di simpanan luar komputer dan diperlukan suatu software tertentu untuk memanipulasinya.

  • Menurut S Atte

Database atau basis data adalah suatu koleksi dari data-data yang memiliki keterkaitan yang ada di dalam sebuah organisasi / perusahaan enterprise untuk penggunaan yang cukup beragam.

  • Menurut Fabbri dan Schwab

Database atau basis data adalah suatu sistem berkas terpadu yang dirancang secara khusus agar dapat meminimalisir pengulangan atau redundancy data.

  • Menurut Toni Fabbri

Database adalah suatu sistem yang terdapat pada beberapa file data dan file data tersebut terintegrasi dan memiliki sebuah primary key untuk tujuan proses pengulangan data.

  • Menurut  Gordon C Everest

Database adalah sekumpulan data yang sifatnya mekanis, terdefinisi secara formal, terbagi dan terkontrol dimana pengontrolan tersebut terpusat pada suatu organisasi.

  • Menurut C.J Date

Database adalah koleksi informasi ataupun data operasional yang dengan sengaja disimpan serta digunakan oleh suatu sistem aplikasi suatu organisasi.

2. Komponen database

Database atau basis data ini memiliki komponen-komponen utama dimana komponen tersebut yang berhubungan. Adapun komponen-komponen tersebut yaitu sebagai berikut :

  • Perangkat Keras (Hardware)

Untuk perangkat keras (hardware) yang terdapat dalam database ini yaitu seperti memori sekunder baik online ataupun offline (harddisk), jaringan dan sejenisnya.

  • Operating System (Sistem Operasi)

Operating System (sistem operasi) ini merupakan sebuah program atau bisa dibilang launcher untuk mengaktifkan atau menjalankan suatu aplikasi atau sistem komputer, mengendalikan interaksi user dengan komputer maupun sebaliknya. Adapun sistem operasi yang pada umumnya digunakan yaitu MS Windows, Linux, Unix, Mac OS, MS-DOS dan sebagainya. 

  • User / Pengguna

User ini merupakan bagian dari pembuatan, pengelolaan dan maintenance sebuah sistem database. Dengan adanya user tersebut maka sebuah sistem database dapat berfungsi dengan baik jika dikelola dengan baik, begitupun sebaliknya.

  • Database / DBMS (Database Management System)

Database ini merupakan sekumpulan data yang memiliki suatu objek basis data seperti file ataupun tabel. Untuk pengolahan database ini sifatnya semu dengan artian anda tidak dapat melihat fisik database tersebut. Dengan DBMS (Database Management System) maka anda dapat membuat dan memanipulasi data baik itu yang baru dibuat, dibaca, diperbaharui ataupun dihapus.

3. Aplikasi Database

Setiap penggunaan sistem baik itu berupa halaman website ataupun aplikasi akan memerlukan suatu sistem database untuk pengelolaan datanya. Ada beberapa aplikasi yang dapat anda gunakan untuk membuat database yaitu sebagai berikut :

  • MySQL Database

MySQL database ini merupakan sebuah aplikasi yang dapat anda gunakan untuk membuat database. Aplikasi ini cukup mudah sekali digunakan untuk pemula. Dengan sifatnya yang open source menjadikan aplikasi MySQL database ini dapat berjalan di berbagai platform meskipun spesifikasi perangkatnya standar. Untuk aplikasinya anda dapat download disini.

MySQL database merupakan aplikasi gratis dan cocok digunakan untuk perusahaan dengan skala kecil atau masih berkembang. Adapun tipe-tipe datanya seperti signed/unsigned integer, chart, float dan sebagainya. 

  • Microsoft SQL Server

Sesuai dengan namanya, aplikasi database Microsoft SQL Server ini merupakan aplikasi untuk membuat database yang dikembangkan oleh microsoft. Penggunaan yang terbatas yang pada umumnya digunakan untuk aktifitas komersil. Aplikasi Microsoft SQL Server ini dapat digunakan dalam aktifitas bisnis baik itu berskala kecil hingga besar dengan tujuan pengelolaan big data. Konfigurasi yang cukup mudah dengan komputer client, back-up data, rollback data hingga recovery data. Selain itu juga aplikasi Microsoft SQL Server ini memiliki tingkat keamanan yang baik. Untuk mendapatkan aplikasinya anda bisa buka disini.

  • Oracle database

Oracle ini merupakan produk sistem yang dikembangkan oleh Oracle Corporation. Oracle database pada umumnya digunakan oleh perusahaan berskala besar. Selain harganya yang mahal, oracle database ini juga terbilang produk unggul dengan berbagai kelebihannya seperti kemampuan untuk melindungi data-datanya dari berbagai crash yang terjadi di dalam sistem yang terintegrasi. Selain itu juga oracle database ini dapat terkoneksi dengan baik meskipun banyak user yang menggunakan dalam waktu yang bersamaan. Oracle database memiliki daya deteksi masalah yang bagus dan kecepatan akses yang tinggi. Sehingga oracle database ini tepat digunakan oleh perusahaan berskala enterprise dengan big datanya.

  • SQlite

SQlite ini merupakan database dengan ukuran yang kecil. SQlite ini bersifat open source dimana setiap user yang menggunakannya dapat dengan bebas memodifikasi. Pengelolaan database SQlite ini cukup mudah dan terbilang stabil. Database ini juga dilengkapi dengan API untuk modul pemrograman Python.

  • PostgreSQL

Database PostgreSQL ini merupakan database yang bersifat open source dengan kebebasan modifikasi oleh setiap penggunanya. PostgreSQL ini mendukung berbagai jenis bahasa pemrograman. Tersedianya fitur Object Oriented menjadikan database ini praktis untuk digunakan.

  • Microsoft Acces

Microsoft Acces ini merupakan sistem untuk membuat database yang cukup populer digunakan terutama yang berkaitan dengan data relasional. Database yang satu ini terbilang ringan untuk digunakan, sehingga memudahkan sekaligus membantu berbagai jenis bisnis skala UMKM yang memerlukan sistem terintegrasi dengan pengelolaan data ini.

4. Fungsi database

Fungsi database ini pada umumnya yaitu untuk pengelolaan data yang di integrasikan dengan suatu sistem secara terstruktur. Adapun fungsi database yang lainnya yaitu sebagai berikut :

  • Meminimalisir double data meskipun data dan informasi yang telah di input mencapai jutaan.
  • Memberikan kecepatan dan ketepatan akses setiap data.
  • Keamanan data terjamin dan hak akses lebih teratur dan sesuai dengan kapasitas aksesnya.
  • Setiap data terkontrol dengan rapih dan sistematis.
  • Akses data bersifat fleksibel by sistem.
  • Dapat membuat penyimpanan data yang terpusat.

5. Penutup

Setiap sistem yang dibuat baik itu berupa halaman website ataupun aplikasi akan memerlukan database sebagai pengelolaan setiap datanya. Dengan database, setiap data yang ditampilkan di sistem akan lebih terstruktur dan rapih. Pengelolaan data ini sangat penting agar tidak terjadi kekacauan data informasi yang ditampilkan di dalam sistem.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Jika ada tambahan seputar pembahasan database di artikel ini, silahkan tuliskan di kolom komentar. Terimakasih.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hey, Apa Kabar Anda !

Sebelum anda pergi izinkan kami memberikan update artikel menarik dan bermanfaat lainnya untuk anda.

Salam Hangat Onlenkan Indonesia