Mengenal PHP, Fungsi dan Syntax Dasarnya

77 / 100
Sumber Gambar : pixabay.com

Membuat website kini menjadi point utama yang dapat menunjang dalam pengembangan suatu usaha. Namun memiliki website pun tidak serta merta mengalir begitu saja. Perlu banyak hal yang harus anda persiapkan seperti hosting, domain, perangkat komputer, jaringan, bahasa pemrograman dan sebagainya. Tampilan website yang powerfull dan dinamis kini menjadi kunci utama agar website yang dibuat dapat menjadi daya tarik tersendiri dan akhirnya ramai pengunjung.

Ini berkaitan dengan bahasa pemrograman yang digunakan saat mulai membangun website. Ada sebuah bahasa pemrograman yang menjadi pilar utama terbentuknya sebuah website yang dinamis yaitu PHP (Hypertext Preprocessor).

Pada artikel ini, Onlenkan Indonesia akan membahas apa itu PHP berikut fungsi dan contoh syntax PHP yang paling mendasar. Berikut penjelasannya.

Berikut Pengertian PHP, Fungsi dan Contoh Syntax Dasarnya

1. Pengertian PHP

PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk pembuatan sekaligus pengembangan halaman website. PHP dikategorikan sebagai bahasa pemrograman server side scripting. Bahasa pemrograman PHP juga bersifat open source, dengan arti memberikan kemudahan bagi para pengembang utamanya programmer untuk memodifikasi source code PHP tersebut. Berawal dengan nama Personal Home Page yang kemudian diganti menjadi FI (Forms Interpreter), maka muncul nama terakhir PHP sebagai Hypertext Preprocessor yang dikenal hingga kini.

Bahasa Pemrograman PHP ini merupakan script languange yang tidak memerlukan compile, mudah di install ke dalam web server seperti apche, Nginx, LiteSpeed yang dikonfigurasi semudah mungkin. Pemrograman PHP ini dapat digunakan di berbagai sistem operasi seperti windows, linux. PHP termasuk dalam kategori bahasa pemrograman populer saat ini, selain mudah digunakan dan dipelajari, PHP dapat melakukan improvement website menjadi lebih dinamis.

2. Fungsi PHP

Membuat halaman website itu pada dasarnya tidak terlepas dari 3 point jenis source code yaitu HTML sebagai kerangka website, CSS untuk mempercantik design dan Javascript sebagai otak dari website tersebut. Namun jika hanya dibuat dengan 3 kerangka tersebut maka website yang dihasilkan akan bersifat statis.

Dengan adanya PHP yang beragam fungsi di dalamnya maka dapat menjadikan website lebih dinamis. Setiap website ini pada umumnya akan memerlukan interaksi tertentu, baik antara halaman website dengan user ataupun halaman website dengan perangkat. Maka jika bahasa pemrograman PHP ini digunakan akan memaksimalkan fungsi website untuk Create, Read, Update dan Delete atau lebih dikenal dengan CRUD. Untuk memahami CRUD PHP dengan fungsinya akan dijelaskan sebagai berikut : 

  • Create (membuat) merupakan sebuah fungsi yang dapat digunakan untuk membuat data baru yang akan ditampilkan di halaman website. Contohnya ketika anda dihadapkan pada halaman login untuk halaman website. Disana akan ada menu login dan registrasi, dan ketika anda melakukan registrasi inilah yang disebut dengan Create data baru.
  • Read (membaca) merupakan sebuah fungsi yang digunakan untuk membaca berbagai data yang sudah dimasukan ke dalam database yang kemudian data tersebut akan ditampilkan di halaman website. Contohnya ketika anda ingin menampilkan data mahasiswa secara detail dari mulai Nomor induk mahasiswa (NIM), nama, jurusan dan alamat. Dan anda melakukan tracking data atau pembacaan data hanya dengan NIM saja, tapi kemudian semua data yang berkaitan dengan NIM tersebut ditampilkan di halaman website ketika anda search.
  • Update ini biasanya digunakan untuk editing data yang sebelumnya sudah dibuat dan tersimpan di database yang ditampilkan di halaman website. Contoh anda ingin mengubah nama admin menjadi administrator, maka dengan PHP anda bisa membuat button update secara langsung di halaman website tanpa harus membuka database.
  • Delete (Hapus) ini merupakan fungsi untuk menghapus suatu data yang sebelumnya telah dibuat dan tampil di halaman website. Contohnya anda ingin menghapus satu mahasiswa yang sudah lulus dan tidak aktif lagi. Fitur ini sama dengan fungsi update yang bisa dibuatkan sebuah button di halaman website tanpa harus membuka database.

Dari empat fungsi PHP paling mendasar tersebut, agar CRUD ini dapat berjalan maka anda harus memahami terlebih dahulu konsep pembuatan database. Dimana database tersebut akan terintegrasi dengan halaman website yang dibuat. Adapun database yang cocok digunakan untuk eksekusi PHP bagi pemula yaitu MYSQL database

3. Syntax dasar PHP

Dalam setiap pemrograman apapun itu jenis bahasa pemrogramannya pasti akan memiliki syntax dasar, tidak terkecuali dengan PHP. Ada aturan penulisan syntax PHP paling dasar yang wajib anda ketahui, yaitu sebagai berikut :

          <?php
             echo “Media Sharing Pembuatan Website dan Bisnis Online”;
          ?>

Penjelasan Syntax di atas yaitu sebagai berikut : 

  • <?php merupakan syntax wajib sebagai pembuka bahasa pemrograman PHP. Setiap file source code yang diawali dengan kode tersebut, maka itulah yang disebut bahasa pemrograman PHP.
  • echo merupakan sebuah instruksi untuk menampilkan teks atau kalimat. Adapun seperti yang dicontohkan di atas yaitu kalimat Media Sharing Pembuatan Website dan Bisnis Online. Untuk teks atau kalimat tersebut dapat dibuat sesuai keinginan anda.
  • ?> merupakan syntax penutup untuk mengakhiri pemrograman PHP.
  • Untuk tulisan yang di bold itu merupakan Syntax dan tidak bisa dirubah sesuai keinginan anda.

Bahasa pemrograman PHP ini biasanya dikolaborasikan dengan HTML. Contoh syntax dasarnya sebagai berikut :

<!DOCTYPE html>
<html>
   <head>
       <title>Onlenkan Indonesia</title>
   </head>
   <body>
       <?php
        echo “Media Sharing Pembuatan Website dan Bisnis Online”;
       ?>
   </body>
</html>

Penjelasan syntax di atas yaitu sebagai berikut :

  • <!DOCTYPE html> ini merupakan suatu keterangan atau deklarasi yang fungsinya sebagai pemberitahuan kepada web browser terkait aturan penulisan yang digunakan pada dokumen source code tersebut.
  • <html> hingga </html> digunakan untuk membentuk rangka halaman website. Maksud dari tanda merupakan penutup dari fungsi tersebut, dan jika tidak terdapat maka itu bagian pembuka fungsi tersebut, termasuk yang lainnya.
  • Tulisan Onlenkan Indonesia yang berada di antara tag <title> dan </title> itu merupakan judul utama yang akan ditampilkan di bagian header ketika anda mengakses halaman website tersebut di browser.
  • Dan di bagian <body> hingga </body> itu merupakan syntax PHP yang akan ditampilkan di halaman website.

Terimakasih semoga artikel ini bermanfaat. Jika ada tambahan atau yang ingin ditanyakan seputar artikel ini boleh sertakan di kolom komentar.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hey, Apa Kabar Anda !

Sebelum anda pergi izinkan kami memberikan update artikel menarik dan bermanfaat lainnya untuk anda.

Salam Hangat Onlenkan Indonesia