Mengenal Konsep Object Oriented Programming

81 / 100
Sumber Gambar : pixabay.com

Pemrograman atau secara sederhananya bisa disebut sebagai aktifitas menulis, menguji serta memperbaiki dan memelihara script code yang tersusun menjadi sebuah sistem komputer untuk fungsi tertentu. Kode ini pun sangat beragam sekali jenisnya. Dan setiap kode ini dikenal sebagai bahasa pemrograman komputer.

Tujuan dibangunnya bahasa pemrograman ini yaitu untuk menciptakan sebuah sistem yang dapat membantu aktifitas manusia. Baik itu pekerjaan, aktifitas bisnis, sekolah dan sebagainya. Bahasa pemrograman ini tersusun atas algoritma, fungsi logic untuk suatu aktifitas. Bahasa pemrograman ini dapat menjadi mediator antara user dengan mesin komputer. Dengan bahasa pemrograman, mesin komputer akan memahami apa yang diinginkan oleh user.

Ada sebuah paradigma dalam bahasa pemrograman yang populer di kalangan programmer yaitu Pemrograman Berorientasi Objek (OOP). Untuk mengenal lebih jauh terkait OOP (Object Oriented Programming) ini, Onlenkan Indonesia akan membahasnya lebih dalam disini. 

Pengertian Object Oriented Programming (OOP)

Seperti namanya, Object Oriented Programming (OOP) ini merupakan sebuah metode pemrograman yang berorientasi pada objek. Pemrograman berorietasi objek ini dapat dikategorikan sebagai paradigma pemrograman yang dapat berisi data, berbentuk field atau atribut. Tujuan hadirnya OOP ini yaitu untuk mempermudah pengembangan sebuah pemrograman dengan mengikuti model yang sudah  ada.

Konsep object oriented programming ini terdiri dari object-object kecil yang saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain sehingga membentuk objek yang besar. OOP dikenal sebagai teknik pemrograman yang modern dan efisien. Mayoritas penggunaan OOP sendiri yaitu digunakan pada suatu framework. Pada OOP ini, untuk fungsi dan variabel akan dibungkus di alam sebuah objek (class) yang nantinya dapat melakukan interaksi satu sama lain yang membentuk sebuah sistem. Sebelum membuat object tersebut kita diharuskan untuk membuat class terlebih dahulu. Dan Class ini merupakan rancangan untuk sebuah objek.

Dalam OOP, variabel disebut dengan atribut atau properti, dan fungsi disebut dengan method.

Karakteristik Object Oriented Programming

Adapun karakteristik dari Object Oriented Programming yaitu sebagai berikut :

  • Susunan semua kode program dan struktur data dianggap sebagai objek.
  • Objek merupakan unit yang paling mendasar dari sebuah program.
  • Objek menyimpan data dan interaksi sistem.
  • Antara objek yang satu dengan yang lainnya bisa saling terkait dan berkomunikasi.

Bahasa Pemrograman OOP

Ada beberapa bahasa pemrograman yang menggunakan konsep Object Oriented Programming, bahasa pemrograman tersebut yaitu sebagai berikut :

  • Java
  • Ruby
  • Python
  • C++
  • Javascript
  • PHP (untuk php versi 5 ke atas)

Konsep Object Oriented Programming

Adapun konsep mendasar dari Object Oriented Programming yaitu sebagai berikut : Object, Class, Abstraksi data, Enkapsulasi data, Inheritance, Polymorphism dan Overloading. Apakah konsep-konsep tersebut ?.

  • Object

Object merupakan instance yang didefinisikan oleh class atau entitas dasar yang dapat diidentifikasi di dalam Object Oriented Programming. Dan objek ini dapat digunakan untuk mewakili sebuah entitas di dunia nyata baik itu berupa benda ataupun yang lainnya.

  • Class

Class ini merupakan penjabaran informasi abstrak dan juga tingkah laku dari sekumpulan data. Class ini merupakan sebuah protipe yang digunakan untuk membuat suatu objek. Sederhananya class ini dapat menyimpan property dan method.

  • Abstraksi data

Abstraksi data merupakan sebuah konsep dengan cara menyembunyikan latar belakang yang lebih kompleks dan detail dengan arti hanya memberikan sebuah data yang diperlukan saja.

  • Enkapsulasi data

Enkapsulasi merupakan sebuah kombinasi data dan juga fungsi dalam sebuah unit guna menyembunyikan detail informasi. Adapun proses enkapsulasi ata ini dapat memberikan kemudahan dalam menggunakan sebuah objek dari suatu class, dengan kata lain tidak perlu mengetahui secara menyeluruh dan mendetail. Proses enkapsulasi data ini lebih berfokus pada antar muka suatu class.

  • Inheritance

Inheritance atau warisan ini merupakan bagian karakteristik dari Object Oriented Programming. Metode ini memungkinkan penggunaan kembali kode terntentu oleh programmer. Dalam hal ini setiap programmer dapat membuat class baru dari class yang sudah ada dimana nantinya setiap class baru berisikan beberapa properti dari class yang lama atau sudah ada sebelumnya.

  • Polymorphism

Polymorphism merupakan kunci dari kekutan Object Oriented Programming. Jika sebuah bahasa pemrograman tidak mendukung polymorphism maka itu bukanlah sebuah bahasa pemrograman dengan kategori Object Oriented Programming. Secara mendasar, polymorphism ini merupakan sebuah kemampuan sebuah data untuk dapat diproses lebih dari satu bentuk.

  • Overloading

Sama halnya dengan polymorphism, overloading ini juga merupakan kunci dari bahasa pemrograman itu dikategorikan sebagai Object Oriented Programming. Konsepnya seperti ini, ketika suatu fungsi atau operator yang telah ada kemudian akan digunakan pada jenis data yang baru itu dianggap sebagai overloading.

Kelebihan Penggunaan Object Oriented Programming

Ketika programmer menggunakan konsep pemrograman berorientasi objek ini akan mendapatkan beberapa kelebihan, dan kelebihan tersebut yaitu sebagai berikut :

  • Lebih mudah untuk merepresentasikan sebuah data di dunia nyata.
  • Reusability / setiap pengguna OOP akan lebih mudah menggunakan kembali data dari program yang telah dibuat sebelumnya.
  • Lebih memudahkan programmer untuk proses pengembangan sistem yang lebih besar (Scalabilitas).
  • Kemudahan management / maintenance sistem.
  • Akan memudahkan kolaborasi, artinya ketika sebuah sistem ini dikerjakan oleh beberapa orang programmer atau bahkan berganti programmer, mereka akan lebih mudah membaca alur sistem yang telah ada serta mengetahui fungsi mana yang belum dikerjakan.

Penutup

Pemrograman Berorientasi Objek atau OOP ini merupakan sebuah paradigma pemrograman yang didasari dengan konsep sebuah objek, dimana objek tersebut dapat memuat data ataupun kode baik itu data yang berupa bidang (atribut atau property), dan kode dalam bentuk prosedural (method).

Semoga artikel ini bermanfaat, dan jika ada tambahan seputar Object Oriented Programming boleh sertakan di kolom komentar. Salam hangat, sukses dan sehat selalu untuk kita semua.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hey, Apa Kabar Anda !

Sebelum anda pergi izinkan kami memberikan update artikel menarik dan bermanfaat lainnya untuk anda.

Salam Hangat Onlenkan Indonesia