Framework : Pengertian dan Jenis-jenisnya

76 / 100
framework
Sumber Gambar : pixabay.com

Framework – Membuat halaman website tentunya harus ada manfaat dalam penggunaannya. Memberikan tampilan dengan interaksi yang menarik dan fungsionalitas yang baik menjadikan website itu dapat diterima pengguna secara maksimal. Tidak hanya itu, hadirnya sebuah halaman website harus dapat menjembatani setiap interaksi dalam suatu bidang pekerjaan ataupun yang lainnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut maka pada saat membuat sebuah halaman website diperlukan sebuah framework yang bisa membentuk website tidak hanya memudahkan dari sisi user saja, tetapi dari sisi pengembang / programmer berikutnya. Kemudian bagaimana website bisa bersifat mobile friendly dengan menghadirkan interaksi yang mudah digunakan. Dengan framework, website akan lebih terstruktur untuk sisi pengguna ataupun pengembang. Adapun pengertian dan jenis-jenis framework tersebut yaitu sebagai berikut.

Apa itu Framework ?

Framework atau kerangka kerja ini diibaratkan seperti sebuah pondasi rumah yang dapat menjadi acuan untuk membangun sebuah rumah secara utuh. Jika melihat pada pemrograman komputer, framework ini merupakan sebuah kerangka program yang dapat digunakan oleh programmer dalam membangun sebuah halaman website secara konsisten agar pengembangan dikemudian hari lebih mudah. Dengan adanya framework akan lebih memudahkan programmer ketika membuat sebuah sistem. Penggunaan framework disini, anda tak perlu bersusah payah untuk menyusun koding secara detail karena sudah tersedia komponen-komponen yang sudah jadi dan siap pakai. Dalam arti setiap programmer tidak perlu melakukan koding secara berulang. Dalam penggunaan framework ini menggunakan konsep MVC (Model, View, Controller). Dengan konsep MVC ini, website yang anda bangun akan menjadi lebih terstruktur dengan baik, praktis dari sisi developer (programmer) dan keamanan yang lebih baik jika tanpa framework.

Jenis-Jenis Framework

Pada umumnya framework ini digunakan dalam penggunaan bahasa pemrograman PHP, sehingga dinamakan dengan php framework. Ada beberapa php framework yang dapat anda gunakan untuk membangun sebuah halaman website yaitu sebagai berikut :

1. Framework CodeIgniter

CodeIgniter atau dikenal dengan CI merupakan framework yang telah dikembangkan oleh Rick Ellis dengan landasan script PHP. Lalu CI ini disempurnakan oleh British Columbia Institute Of Technology. CI juga menerapkan konsep MVC (Model, VIew, Controller). Dengan konsep MVC ini memudahkan pembagian fungsi ke dalam folder-folder secara rapih dan teratur. Framework CI juga memberikan kemudahan bagi para developer untuk membangun sekaligus mengembangkan halaman website tanpa menyita banyak ruang penyimpanan. Jika anda pemula di dunia programming website terutama untuk penggunaan framework ini maka CI termasuk framework yang dapat anda coba. Dengan banyaknya tutorial dan juga penjelasan terkait framework CI ini memberikan peluang besar bagi anda untuk mempelajarinya dari yang paling mendasar.

Ada beberapa keunggulan dari framework CI ini yang perlu anda ketahui. Pertama, framework CI ini mudah untuk dipelajari karena tersedia banyak sekali tutorial dan panduan, kedua, terbilang framework yang ringan untuk digunakan di berbagai perangkat PC maupun laptop. CI termasuk kategori framework yang kuat dengan ukuran yang terbilang kecil namun menghasilkan sistem yang elegan dan dilengkapi dengan fitur yang memadai. Adapun sedikit catatan dan ini penting diperhitungkan di awal jika sistem yang akan anda buat kedepannya akan memuat data yang tingkat kemanannya harus tinggi, maka CI tidak disarankan untuk digunakan.

2. Framework Laravel

Laravel merupakan salah satu framework populer di industri website saat ini. Framework laravel ini telah dibangun oleh Taylor Otwell dengan inovasi-inovasi barunya. Framework laravel dilengkapi dengan fitur yang lengkap untuk membangun sebuah halaman website.

Dengan menggunakan framework laravel, pembuatan halaman website menjadi lebih singkat daripada pembuatan website tanpa framework ini. Berbagai pekerjaan mendasar tidak perlu anda susun karena telah disediakan paket-paket fungsi yang diperlukan untuk halaman website pada umumnya seperti otentikasi dan sebagainya. Banyak sekali para pengembang website yang menggunakan framework laravel ini karena performanya dimana dilengkapi denngan fitur add-ons juga.

Kemudian untuk library didukung oleh Amazon Web Services (AWS). Framework laravel juga dilengkapi dengan script koding yang ekspresif serta elegan. Dengan laravel juga web full stack modern bisa anda bangun. Framework laravel merupakan kerangka kerja yang terukur, komunitas yang aktif dan progressive framework.

3. Framework Symfony

Symfony merupakan framework untuk membuat website dan tersedia satu set komponen PHP yang dapat anda gunakan secara berulang. Symfony terbilang perangat lunak yang bebas untuk dimodifikasi dan memiliki lisensi MIT. Framework symfony ini sangat fleksibel dan dilengkapi dengan komponen yang memberikan kemudahan bagi anda untuk memilih fungsi sesuai dengan yang anda inginkan. Selain itu juga framework symfony ini memiliki fitur yang berfungsi untuk melakukan testing sebuah sistem website yang telah dibuat dengan framework ini terkait error ataupun bug lainnya. Adapun beberapa system website terkenal yang menggunakan framework symfony ini seperti yahoo answer, CMS magento dan CMS drupal. 

4. Framework Bootstrap

Bootstrap merupakan sebuah framework yang pada dasarnya berfokus untuk membuat halaman website dari sisi Front end developer. Framework bootstrap ini dilengkapi dengan berbagai template HTML dan juga CSS. Sehingga anda tinggal menempelkan barisan kode fungsi yang anda butuhkan ke halaman website yang anda bangun. Misalkan seperti form, content, components, helpers, utilities dan sebagainya. Disana sudah tersedia library script CSS dan juga HTML yang siap pakai. Anda tinggal memodifikasinya sesuai dengan kebutuhan. Adapun jenis-jenis bootstrap ini beragam versi, ada bootstrap 2, bootstrap 3, bootstrap 4 dan bootstrap 5.

Untuk bootstrap 3 dilengkapi dengan fitur yang mendukung google chrome, internet explorer, firefox, opera. Sejak munculnya bootstrap 2, framework ini sudah dikenal sebagai framework untuk membangun website yang responsif mobile.  Bootstrap juga dilengkapi dengan komponen javascript dalam bentuk plugin jQuery. Komponen tersebut seperti kotak dialog, tooltips, carousels. Plugin javascript ini juga dilengkapi dengan fitur dropdown, scrolispy, tab, button dan sebagainya.

5. Framework Zend

Framework Zend ini merupakan sebuah framework yang bersifat open source dimana setiap pengguna framework ini dapat memodifikasi sesuai dengan kebutuhannya. Framework zend juga masuk dalam kategori pemrograman berorientasi objek yang dapat diimplementasikan pada pemrograman PHP 7. Framework Zend ini cukup fleksibel serta arsitektur design dapat ditambah secara individu. Framework Zend telah memberikan perubahan bagi para pengembang / programmer yang menggunakan PHP sebagai halaman website yang kuat dan interaktif.

Penutup

Dari beberapa framework yang dijelaskan pada dasarnya memiliki fungsi dan manfaat terbaik untuk membangun halaman website yang diinginkan. Gunakan framework sesuai dengan kebutuhan halaman website yang akan anda bangun. Interaktif dan juga mobile friendly merupakan tipycal website yang paling disukai saat ini.

Jika ada pertanyaan ataupun saran dan juga tambahan terkait artikel ini silahkan tuliskan di kolom komentar. Semoga artikel ini bermanfaat. Terimakasih.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hey, Apa Kabar Anda !

Sebelum anda pergi izinkan kami memberikan update artikel menarik dan bermanfaat lainnya untuk anda.

Salam Hangat Onlenkan Indonesia