Dasar-dasar Pemrograman website

76 / 100
website murah
Sumber Gambar : pixabay.com

Website kini telah membuktikan eksistensinya di browser pencarian. Seiring dengan kebutuhan pelaku usaha dengan berbagai genre bisnis telah menjadikan website ini sebagai media yang populer dan bermanfaat tinggi. Selain itu juga sektor pendidikan, mereka memerlukan halaman website untuk interaksi belajar baik itu berupa e-learning ataupun perpustakaan online. Dengan adanya website ini dapat memfasilitasi dan memudahkan para pelajar, mahasiswa untuk belajar atau mengulas kembali apa yang dijelaskan sebelumnya disaat belajar tatap muka di kelas. Dan bagi pelaku usaha, kini website seperti sebuah media yang tak terpisahkan lagi dengan dunia tersebut. Menjangkau berbagai kalangan, memberikan visualisasi yang user friendly, menjadikan website ini seperti nos bagi para pelaku usaha untuk menjangkau konsumennya. 

Dengan tingginya kebutuhan tersebut apakah anda tertarik untuk mempelajari bahasa pemrograman website ini ?_jika anda tertarik yuk simak penjelasan berikutnya.

Berikut dasar-dasar bahasa pemrograman website

buku pemrograman onlenkan indonesia
Sumber Gambar : pixabay.com

Bahasa pemrograman website saat ini telah menjadi skill populer dan banyak dicari di industri online. Kompleksnya baris-baris kode atau dikenal dengan koding menjadikan bahasa pemrograman ini menantang  untuk anda pelajari. Sulit, rumit dan apapun itu tanggapan orang terkait bahasa pemrograman telah menjadikannya bahasa komputer yang perlu kesabaran yang luar biasa dalam memahaminya. Namun setiap keilmuan apapun itu memiliki tingkat kesulitan dan kemudahannya masing-masing sebenarnya. Termasuk bahasa pemrograman. Tidak ada bidang keilmuan apapun yang semuanya mudah dipelajari begitu saja. Namun pasti ada beberapa dasar untuk anda mengerti keilmuan tersebut. Setelah panjang lebar lalu apa itu bahasa pemrograman?

Bahasa pemrograman merupakan barisan kode yang dibangun sebagai interaksi system yang dimengerti oleh komputer kemudian diimplementasikan ke dalam betuk visual. Untuk memahami bahasa pemrograman, disini kami akan membahas seputar dasar-dasar bahasa pemrograman untuk anda memulai membuat website, apa sajakah itu?. Berikut dasar-dasar bahasa pemrograman tersebut :

1. HTML

html_onlenkan indonesia
Sumber Gambar : pixabay.com

HTML (Hypertext Markup Languange) merupakan bahasa markup sebagai dasar untuk pembuatan sebuah halaman website yang diterjemahkan menggunakan komputer dengan tujuan dapat dipahami oleh penggunanya sehingga dapat diakses melalui browser pencarian. Dalam hal ini HTML memiliki peran untuk membentuk struktur halaman website itu sendiri. HTML ini terdiri dari 3 potongan kata. Yaitu Hypertext, Markup dan Languange. Apakah maksudnya?

Hypertext merupakan merupakan suatu metode atau paradigma interface pengguna agar dapat menampilkan suatu dokumen yang berisikan referensi atau link ke dokumen atau halaman yang lainnya (hyperlink). Dengan adanya hyperlink ini akan memudahkan komputer untuk menampilkan dokumen terkait yang telah dihubungkan dalam waktu yang cukup singkat tanpa perlu berpindah-pindah halaman website. 

Markup merupakan merupakan suatu pengkodean yang ditambahkan atau tag HTML pada suatu teks yang ingin ditampilkan di halaman blog atau website. Misalkan anda ingin mengubah kalimat “terimakasih” dari yang semula bertuliskan normal menjadi cetak miring. Maka ditambahkanlah markup “<i>” seperti berikut : “<i>terimakasih</i>”. Itulah yang dinamakan markup. 

Languange merupakan suatu bahasa yang diimplementasikan dengan pengkodean bahasa pemrograman atau koding yang dapat menampilkan sebuah kata ataupun paragraf yang dimuat di halaman website atau blog.

Dalam implementasi penggunaannya, HTML ini memerlukan HTTP atau Hypertext Transfer Protocol dimana protocol tersebut digunakan untuk mentransfer data ataupun dokumen lainnya yang memiliki format HTML dari web server ke web browser. Dan dengan HTTP inilah anda bisa melihat halaman website di browser penelusuran.

Contoh Penggunaan HTML di dalam Bahasa Pemrograman :

belajar html

2. CSS

Belajar CSS
Sumber Gambar : pixabay.com

CSS merupakan kependekan dari Cascading Style Sheet. CSS ini identik dengan penerapan design untuk sebuah halaman website. CSS memiliki fungsi untuk mengatur suatu tampilan beragam elemen mulai dari background, jenis text, font color dan sebagainya dimana implementasinya dalam bahasa markup. Adapun fungsi lain dari CSS ini yaitu sebagai media pemisah antara visual halaman website dari konten. Secara umum, CSS ini memiliki keterkaitan dengan HTML. Keduanya saling terikat untuk menghasilkan halaman website yang menarik dan enak dipandang. Keduanya saling melengkapi dalam mengimplementasikan bahasa markup dan juga style dari halaman website itu sendiri. Keduanya dapat dimodifikasi sesederhana dan sesimple mungkin. Namun tetap dengan tujuan halaman website yang user friendly. Halaman Website tanpa CSS dan HTML itu sepertinya tidak akan tercipta. 

Jenis-Jenis CSS

  • Embeded Style Sheet

Jenis CSS Embeded Style Sheet ini dapat digunakan untuk membuat suatu tampilan yang memiliki ciri khas untuk sebuah halaman website dengan pola yang sama dan terus-menerus. Seperti mengatur penempatan iklan yang sama dan di posisi yang sama namun dengan halaman yang berbeda-beda. CSS embeded style sheet ini biasanya diposisikan antara tag <head> dengan tag </head>.

  • Inline Style Sheet

Inline Style Sheet ini pada umumnya digunakan pada tag HTML tertentu dengan atribut <style> untuk menambahkannya di baris atau tag HTML tertentu. CSS Inline Style Sheet ini juga akan diterapkan pada objek yang memang akan dirubah visualnya. Inline Style Sheet ini akan memudahkan anda dalam proses editing dimana ketika anda tidak memiliki akses secara penuh terhadap file CSS-nya, tapi anda diharuskan untuk mengubah style dari 1 elemen tertentu maka CSS jenis ini tepat untuk anda.

  • External CSS

External CSS ini bermanfaat untuk mengubah ukuran file HTML menjadi lebih kecil dan juga strukturnya lebih teratur yang pada akhirnya kecepatan loading website pun menjadi lebih cepat. External CSS ini memungkinkan file CSS yang sama dapat digunakan pada banyak halaman website. Namun berbeda sekali dengan Inline Style Sheet. External CSS ini jauh lebih sederhana dan praktis untuk digunakan sehingga memungkinkan untuk diterapkan secara berulang pada beberapa objek sekaligus.

3. Javascript

javascript
Sumber Gambar : pixabay.com

Javascript merupakan bahasa pemrograman yang intensitas penggunaannya cukup tinggi di lingkungan programmer. Javascript adalah salah satu bahasa pemrograman website yang dapat digunakan untuk membuat halaman website anda lebih powerfull dan interaktif. Javascript berbeda dengan php untuk eksekusinya. Dimana javascript ini tidak bekerja di server melainkan di perangkat pengunjung itu sendiri. Namun antara javascript, html dan juga css ini merupakan tiga pemrograman yang saling berkait dan melengkapi satu sama lain untuk hadirnya sebuah halaman website. Javascript dapat membuat website anda lebih responsif mobile. Maka untuk itu jika anda membangun website tanpa javascript, tampilan website anda akan biasa-biasa saja dan kurang menarik.

Bahasa pemrograman javascript ini termasuk kategori bahasa pemrograman yang mudah untuk anda pelajari. Bahasa pemrograman javascript ini telah dikembangkan oleh Netscape yang hingga saat ini masih populer di kalangan programmer. Javascript dapat digunakan di multi browser karena pemakaian memori yang relatif kecil yang menyebabkan website ringan untuk diakses. 

Cara Kerja : Adapun cara kerja dari javascript sendiri yaitu setiap proses yang dilakukan oleh bahasa pemrograman javascriopt ini dijalankan oleh setiap pengunjung halaman website itu sendiri (client). Adapun interaksinya seperti ini, pengunjung halaman website mengirim sebuah permintaan atau request dan kemudian request tersebut akan diproses di server yang kemudian melalui halaman pencarian website hasilnya akan dikirim ke pengunjung website tersebut.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *